Rabu, 02 Juli 2008

PROTOKOL

Protokol merupakan sekumpulan aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi.
Konsep dasar protokol adalah handshaking.
Melakukan 2 fungsi
1. Membuat hubungan antara pengirim dan penerima.
2. Menyalurkan informasi dg keandalan yang tinggi.
  • Standarisasi Protokol
ISO ( International Standard Organization), mengeluarkan peraturan yang disebut dengan OSI.
Kegunaan Standarisasi Protokol :
1. Menjadi pedoman dalam pengembangan komunikasi
2. Mengatasi hubungan yg timbul antar pemakai dg cara memberikan fasilitas yg sama
3. Membagi permasalahan prosedure penyambungan
4. Open system => terminal dan peralatan
Protokol TCP/IP
  • Transfer Control Protocol/Internet Protocol.
  • Sebuah protokol yang digunakan pada jaringan internet.
Arsitektur TCP/IP
  • Terdiri dari 3 elemen jaringan
  • Physical Connection
Menyediakan media yang dilewati data biner pada saat dikirimkan, bisa berupa kabel coaxcial, kabel telp atau gelombang radio. Merupakan level terendah.
  • Protocols
Merupakan sekumpulan standard tentang tata cara yang harus diikuti oleh semua peralatan komunikasi.
  • Applications
Menggunakan network protocols yang dipakai sebagai dasar untuk berkomunikasi pada saat network applications berjalan pada jaringan.
Cara Kerja TCP
1. Mirip dengan cara kerja komunikasi telepon
2. Sebelum dapat berkomunikasi, maka dibangun satu jalur antara penghubung dan yg dihubungi. Setelah komunikasi selesai makan jalur akan dihancurkan.

IP ( Internet Protokol)
  • Berfungsi untuk mengatur pengalamatan
  • Komputer dapat diidentifikasi dengan alamat IP
  • Masing-masing berbeda satu sama lain
  • Dilakukan untuk mencegah kesalahan pada transfer data.
  • Bertugas menangani pendeteksian kesalahan.
IP Address
  • Terdiri dari 32 bit  alamat yang dibuat untuk merepresentasikan alamat.
  • Terdiri dari 4 segmen dan setiap segmen terdiri dari 8bit.
  • 00000000. 00000000. 00000000. 00000000 s/d 11111111. 11111111. 11111111. 11111111
  • Mampu menghubungkan komputer sebanyak 232
IP Versi 4
Contoh
167.205.9.35
167.205.22.123
Jika dibinerkan
10100111 11001101 00001001 00100011
10100111 11001101 00010110 01111011
  • Alamat IP terdiri dari Network ID dan Host ID
  • Network ID menyatakan identitas dari jaringan dimana komputer berada
  • Host ID menyatakan identitas dari komputer itu sendiri
Pembagian Kelas IP
1. Kelas A (Untuk jaringan denganjumlah hsot besar)
0 – 127 ( 0 dan 127 untuk dicadangkan
2. Kelas B (Untuk jaringan besar dan sedang)
128 -191
3. Kelas C ( Untuk jaringan kecil )
192 – 223
4. Kelas D (keperluan multicasting)
224 - 247
5. Kelas E ( keperluan experimen )
148 - 255
Aturan Network dan Host ID

* Network ID 127.0.0.1
tidak dapat digunakan karena mrpkan default untuk keperluan loop back.
* Host ID
tidak boleh semua bitnya di set 1
mis. 126.255.255.255 krn mrpkan alamt yang mewakili seluruh anggota jaringan.
*Netwok ID dan Host ID tidak boleh sama dengan 0 (0.0.0.0), krn IP Address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network (alamat yang digunakan untuk menunjuk suatu jaringan tidak menunjuk suatu host )
*Host ID harus dlm satu network.